Hanya Seorang Blogger

Kebebasan Berekspresi Internet

Kebebasan berekspresi internet mungkin merupakan salah satu cara agar bangsa ini bisa dikenal luas oleh seluruh dunia. Bagaimana tidak, pasti anda masih ingat dengan fenomena Sinta Jojo, Briptu Norman yang popular dengan lipsing dan goyangan khasnya, berkat video yang beredar di youtube dan diunduh oleh banyak pengguna internet.kebebasan berekspresi internet Fenomena tersebut terjadi karena kebebasan berekspresi internet. Contoh lainnya seperti, Indonesia Unite menjadi trending topic di twitter saat maraknya aksi teror bom beberapa waktu lalu dan sanggup mendapatkan perhatian dunia. Hal tersebut membuktikan bahwa bangsa Indonesia tidak perlu bersusah payah untuk mendapatkan perhatian seluruh dunia, apabila kebebasan berekspresi internet tidak dibatasi.

Maksud “tidak dibatasi” bukan berarti kita bisa berekspresi bebas sesuka hati tanpa memperdulikan norma sopan dan nilai santun yang sudah menjadi predikat bangsa Indonesia sejak dulu. Jadi, inti dari kebebasan berekspresi internet yaitu kita bebas mengungkapkan pendapat demi kemajuan bangsa ini, sehingga bentuk demokrasi di negeri ini benar–benar dapat kita rasakan. Jika seperti itu maka kita tidak perlu lagi berbondong–bondong membawa poster dan spanduk bahkan sampai aksi mogok makan hanya demi memperoleh keadilan atau sekedar agar suara kita didengar pemerintah.

Namun tujuan dari kebebasan berekspresi internet bukan itu saja. Semua itu kembali pada bagaimana kita memanfaatkan kebebasan berekspresi internet. Melalui media apa kita dapat berekspresi di internet? Banyak sekali media yang dapat kita pergunakan, seperti sosial media, blog, video dan lainnya. Tidak diragukan lagi bahwa melalui media yang saya sebut di atas, bangsa ini sudah mempunyai modal yang cukup besar dengan 45 juta pengguna internet yang meliputi 30,1 juta pengguna facebook yang menjadi urutan kedua terbesar di dunia setelah Amerika, 6,2 juta pengguna sosial media twitter dan menjadi peringkat pertama di dunia serta 2,7 juta blogger Indonesia yang siap membuat penuh index halaman di google search engine.

kebebasan berekspresi internetSeperti yang dapat kita lihat pada film Linimas(s)a bahwa seorang Harry van Yogya yang notabene dengan berprofesi sebagai tukang becak dapat memanfaatkan social media seperti facebook untuk meningkatkan kredibilitas kerjanya. Jadi, mari kita berhenti menjadi negara konsumen informasi saja dan mulai memanfaatkan kebebasan berekspresi internet untuk mengolah dan bertukar informasi. Seperti yang dikatakan kang Onno W Purbo bila saja 240 ribu sekolah di Indonesia mempunyai akses interntet dan 46,5 juta siswanya mempunyai blog dan menuliskan mengenai kotanya setidaknya satu halaman setiap bulan, maka secara otomatis bangsa ini akan mempunyai 46,5 juta index halaman setiap bulan di internet. Ini akan menjadi senjata yang ampuh untuk mendongkrak kemajuan bangsa Indonesia khusunya pada bidang teknologi informasi.

Masih pada masalah kebebasan berekspresi internet, mungkin sebagian dari kita takut untuk menyampaikan informasi secara bebas di internet karena adanya UU ITE yang masih mengambang dan kontroversial tersebut.

Pasal 27 ayat 3 Undang-Undang ITE menyatakan:
“Setiap orang sengaja dan tanpa mendistribusikan dan/atau menstransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik”

Akibat dari UU ITE yang membatasi kebebasan berekspresi internet


kebebasan berekspresi internet Ibu rumah tangga bernama Prita Mulyasari yang terpaksa dikurung penjara selama 3 minggu serta denda sebesar 204 juta setelah dia mengirimkan email yang berisi keluhannya mengenai pelayanan sebuah rumah sakit swasta di Tangerang dengan UU ITE pihak rumah sakit menggugat pidana dan perdata.

Namun dengan adanya gerakan melalui sosial media, Prita berhasil bebas dari segala tuntutan dan jutaan rakyat Indonesia berhasil mengumpulkan koin solidaritas untuk membayar dendanya. Semua itu terjadi akibat kebebasan berekspresi internet yang terbatas dibatasi. Kasus Prita cukup menunjukkan bahwa solidaritas para blogger telah menjadi kekuatan ampuh untuk memperjuangkan kebebasan berekspresi internet.

Kebebasan berekspresi internet haruslah dibarengi dengan pemakaian internet yang sehat. Maksudnya adalah mengedepankan kebebasan berekspresi internet secara aman dan bijak, positif, bermanfaat dan menarik. Hal di atas merupakan konsep dasar berdirinya ICT Watch yaitu sebuah organisasi nirlaba masyarakat sipil yang fokus pada kegiatan sosial, publikasi media khususnya yang berkaitan dengan teknologi informasi dan komunikasi.

Selain ICT Watch yang merupakan organisasi nirlaba masyarakat sipil, pemerintah juga pernah mengeluarkan program internet sehat dan aman yang dimotori oleh tim sosialisasi INSAN di bawah naungan KEMKOMINFO (Kementrian Komunikasi dan Informatika), tapi apakah program yang disosialisasikan oleh tim INSAN tersebut bisa berjalan dengan baik atau tidak, saya tidak mengetahuinya.

Yang saya ketahui, program internet sehat yang disosialisasikan oleh ICT Watch berjalan dengan lebih baik. Buktinya, saat ini tim ICT Watch sedang gencar-gencarnya mengkampanyekan internet sehat. Salah satunya dengan menyelenggarakan kompetisi blog yang bertema kebebasan berekspresi internet. Alhasil, sekarang ini masyarakat lebih mengenal apa itu internet sehat.

Kebanyakan masyarakat mengenal program internet yang diprakarsai ICT Watch daripada INSAN yang notabene adalah program nasional pemerintah atas inisiasi Departemen Komunikasi dan Informatika. Tak jadi masalah apakah ICT Watch atau Pemerintah yang lebih kredibel dalam memasyarakatkan internet sehat. Masalahnya, bagaimana semua rakyat Indonesia dapat terdorong kesadarannya pada internet sehat.

Bagaimana mencapai Kebebasan Berekspresi Internet berbasis internet sehat?

Indonesia pelopor kebebasan berekspresi internet berasaskan internet sehat

Sekali lagi, melalui film Linimas(s)a ICT Watch menginspirasikan kita tentang betapa besar efek yang disebabkan oleh implementasi internet sehat. Contohnya seperti kisah-kisah tentang kebebasan berekspresi internet secara sehat di bawah ini :

Kisah Kebebasan Berekspresi Internet oleh Harry van Yogya :
kebebasan berekspresi internetYaitu Blassius Harryadi a.k.a Harry van Yogya yang berprofesi sebagai tukang becak adalah seorang ayah single parent karena istrinya meninggal dunia akibat gempa yogya tahun 2006 lalu. Walaupun kesibukkannya sebagai single parents, mengurus anak dan menjalani profesinya sebagai tukang becak namun Harry selalu optimis dalam menjalaninya. Di sela–sela kesibukanya tersebut dia masih mau belajar mengenai internet, khususnya social media seperti facebook, dan uniknya Harry mampu memanfaatkanya sebagai media untuk mempromosikan layanannya hingga mancanegara. Sehingga sejak saat itu pula Harry kebanjiran order.

Sosok Harry van Yogya sangat menginspirasi kita untuk dapat memanfaatkan kebebasan berekspresi internet khususnya sosial media ke arah yang lebih positif. Sebenarnya jika kita mau, manfaat facebook tidak hanya untuk update status lebay dan mencari pacar jodoh, facebook juga bisa dimanfaatkan sebagai media untuk mencari nafkah atau menjalankan bisnis.

Kisah Kebebasan Berekspresi Internet oleh Komunitas Blogger Bengawan :
kebebasan berekspresi internetSebuah komunitas narablog tepatnya komunitas blogger bengawan yang dipunggawai salah satunya adalah mas Blontank Poer, mampu mensosialisasikan manfaat internet dengan membuka pelatihan pembuatan blog, kepada masyarakat luas. Alhasil, Anto Darmanto dan Tini Ismawati yang notabene difabel person, sekarang mampu mengoperasikan komputer dengan baik. Uniknya, mereka berani memanfaatkan kebebasan berekspresi internet dengan menjadi seorang blogger. Hal itu merupakan bukti bahwa keterbatasan mereka tidak menjadi penghalang untuk terus belajar teknologi.

Seperti yang yang di kisahkan diatas, semangat sosok Anto Darmawan dan Tini Ismawati patut kita jadikan inspirasi demi kemajuan Bangsa ini. Ibarat pepatah “Dimana ada kemauan, di situ ada jalan”.

Kisah Kebebasan Berekspresi Internet oleh Blood for Life :
Kali ini kita beralih pada kisah dimana manfaat kebebasan berekspresi internet secara sehat dapat menyelamatkan nyawa kita, apa pernah terlintas dipikiran anda bahwa jejaring social layaknya twitter dapat menyelamatkan jiwa manusia?

kebebasan berekspresi internetAna Maria remaja berusia 25 tahun yang terbujur lemas di rumah sakit selama berbulan–bulan karena menderita kanker kandungan. Dokter menyarankan bahwa dia harus segera di operasi. Namun dia membutuhkan golongan darah AB rhesus negatif, demi kelancaran proses operasinya. Naasnya lagi, hingga perutnya membengkak, belum juga Ana mendapatkan darah yang cocok. Kemudian keluarganya berinisiatif meminta bantuan kepada Blood for Life. Valensia Mieke Randa selaku Blood for Life inisiator pun bergegas menyebarkan informasi tersebut melalui SMS, BBM, Facebook dan twitter. Hasilnya, selang beberapa waktu, diperoleh darah yang cocok sehingga Ana Maria dapat segera mendapatkan tindakan medis (operasi).

Hal diatas membuktikan bahwa betapa besar manfaat internet sehat. Bila digunakan secara positif. Bahkan, hal kecil seperti memfoward (meneruskan) sebuah informasi dapat berarti sebuah nyawa bagi orang lain.

Sebenarnya masih banyak lagi kisah-kisah menarik lainnya yang berkenaan dengan kebebasan berekspresi internet secara sehat dan positif yang melibatkan gerakan-gerakan sosial seperti JalinMerapi dan sebagainya. Namun, karena keterbatasan halaman blog ini, saya tidak dapat menuliskannya satu-persatu. Selebihnya anda dapat menonton video film Linimas(s)a maupun mambaca bukunya melalui website resmi ICT Watch.

Kesimpulan dari kebebasan berekspresi internet

Dari artikel tentang kebebasan berekspresi internet yang saya tulis di atas adalah bahwa betapa luar biasanya manfaat internet sehat apabila digunakan pada hal-hal positif yang berguna. Dan saat ini pun, bangsa Indonesia merupakan contoh bagi negara-negara lain khususnya dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi. Karena, bangsa Indonesia mampu membuktikan bahwa dengan adanya kebebasan berekspresi internet.

Masyarakat kita berhasil memakai serta memanfaatkan sosial media untuk hal-hal seperti kemanusiaan, keadilan, anti korupsi, bencana alam, dan lainnya. Oleh karena itu, marilah kita bersama-sama menggalakkan internet sehat demi kemajuan bangsa Indonesia. Dan yang terpenting, semua tujuan tersebut tidak akan tercapai apabila di negeri ini tidak ada kebebasan berekspresi internet.

Artikel Terkait:

37 komentar:

Pikablog mengatakan...

Minta link download buku dan film linimassa nya dong om

Musa mengatakan...

informasi yang sangat berguna

Black Green 143 mengatakan...

postingan nya mantap....

rezdown7 mengatakan...

wah..... ternyata banyak sekali manfaatnya yah....
sebagai blogger newbie saya dukung kebebasan berekspresi internet :D
"2,7 juta blogger Indonesia yang siap membuat penuh index halaman di google search engine"
wkwkwkwkw

adrian mengatakan...

btul tuh..kebebasang berkespresi internet haruslah dibarengi pemakaian yang sehat..nice post sob..keep posting ya

madhusmita mengatakan...

Freedom of expression is very important.We have a right to speak.So, we can speak when we are right.

vYc0d mengatakan...

Tetap berkarya bro, f*ck the rule la... =))

Oke Share mengatakan...

ane dateng menjawab panggilan janga lupa janjinya ya gan

lina@home sweet home mengatakan...

Menarik sekali ulasannya...
Setuju dengan kebebasan berekspresi yang bertanggung jawab, sehat dan bermartabat :)
Terima kasih sudah mampir...

ajurNA mengatakan...

oke deh kalau belum mendapat dukungan dari pemerintah, aku dukung pokoknya. aku setuju kok....

lanjutkan...

belajar ngeblog mengatakan...

artikel yang bgus dan komplit bahasan nya.ayo kita dukung kebebasan berinternet,kalu bisa bebas biaya internet

Orlando @ mengatakan...

Hi this blog is really good. I share this blog to my friend. This is really great job man. Keep update to your blog and keep posting realistic and good. All the best for your future process good keep it up bye...

Faiq mengatakan...

Sukses slalu buat Anda ..

nicotine testing mengatakan...

Well, this is an very interesting post. This post was very well written .I appreciated your distinguished way of writing the post. It was Very refreshing post with attractive ideas. I am looking forward to read your next great article .keep continue your post ..thanks for sharing.

Joomla Development mengatakan...

I like your site , the article directory is also very cool. Thanks for sharing this.

Dani Setyanto mengatakan...

Terima kasih...

Dani Setyanto mengatakan...

Salam kenal juga.
Seperti yang anda katakan diatas, semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua.

Dani Setyanto mengatakan...

Makasih bro adit..  
support ane terus ya bro...

Dani Setyanto mengatakan...

Tapi pertanyaannya,"kapan itu di UU yang berkaitan dengan kebebasan informasi itu kaji?" 
(nunggu pemerintahnya naik gaji kali yah....)

Dani Setyanto mengatakan...

Bener bro,    
karena salah satu yang membantu kemajuan bangsa ini adalah melalui teknologi informasi ini. Masalahnya, kemajuan bangsa tidak akan pernah terwujud apabila pemerintah masih membatasi kebebasan berekspresi rakyatnya.

Dani Setyanto mengatakan...

Terima kasih bro.   
Tulisan ini bisa dikatakan bermanfaat apabila masyarakat mulai sadar tentang kebebasan berekspresi dan pentingnya internet sehat bagi kemajuan bangsa setelah membaca postingan ini.

Dani Setyanto mengatakan...

Bener mas opick,
Kebebasan berekspresi di internet yang saya maksud di sini dalam segi positif tentunya, kebebasan yang dibatasi atas hak-hak orang lain juga.

Weh, enak aja dikatain galak, ane gak nggigit kok kecuali ama istri. :D

Dani Setyanto mengatakan...

Itu sebabnya tugas kita sebagai blogger untuk mengajak masyarakat menuju internet sehat demi kemajuan bangsa ini.
Terima kasih komentarnya mas.

Dani Setyanto mengatakan...

Terima kasih, denadio.
Saya rasa presiden kita lebih berbobot daripada artikel ini.

kroscek: Presiden Jalani Diet Khusus

Dani Setyanto mengatakan...

@dc3005abf1f133c334013dd6a12e93de:disqus
Saya juga terharu setelah untuk membaca komentar anda. :((

Dani Setyanto mengatakan...

Terima kasih komentarnya...  
Oleh karena itu mari kita bersama-sama mengenalkan masyarakat tentang apa itu dan bagaimana itu internet sehat.

Dani Setyanto mengatakan...

Terima kasih doanya mas,  
Saya setuju dengan komentar mas, terlebih lagi kita para blogger secara tidak langsung menjadi suara-suara alternatif yang menyuarakan bunyi independen. Namun, kenyataannya kebanyakan masyarakat menjadi resah untuk menyuarakan perspektifnya sejak muncul korban-korban dari UU ITE tersebut.

Dani Setyanto mengatakan...

waduh ada yang nagih utang nih...

Dani Setyanto mengatakan...

Terima kasih.  
iya nih lampunya mau saya ganti neon biar hemat energi, soalnya tagihan dari PLN kemarin nunggak.  
xD

Dani Setyanto mengatakan...

Terima kasih,  
Dengan begitu, semoga di indonesia masih banyak masyarakat yang mau mengenal dan mengerti arti kebebasan berekspresi di internet tersebut.

Dani Setyanto mengatakan...

Terima kasih gan,
Iya nih sekalian kampanye internet sehat biar ga mubadzir postingannya.

Dani Setyanto mengatakan...

Betul bro,
Bebas menyuarakan perspektif kita dengan batasan tidak melanggar hak orang lain.

Dani Setyanto mengatakan...

Wah kalau mau bebas biaya internet, di indonesia mungkin cuma angan-angan mas. Bisa aja bebas biaya, tapi mungkin harus tarik subsidi sana-sini. Maklum sudah tradisi.
heheheh...

Omkumis mengatakan...

Artikelnya menarik sekali gan, saya tertarik dengan kebebasan berekspresi internet yang dilakukan oleh Briptu Norman, yang kebetulan saya juga sangat suka menyanyi dan menirukan gerakan-gerakan yang sama :) setelah membaca artikel om, saya menjadi bersemangat untuk bebas berekspresi di internet..

taufik mengatakan...

ehmmmmmm blog ini sangat berguna bwt para facebboker n blogger,,,,,ini semua crita dpt memahami tentang seseorang yg dapat berekpresi internet,,,,sebelumnya yg aq ketahui seperti prita kena UU ITE..thu gk mungkin kn,,,,prita emng benar gk salah kepada pihak lain..meskipun prita dpt kebebaza berekpresi inteernet ke pengguna lain thu kn gpp biar mudah dipahami apa yg dialalmi seprti pula kita....

n aq mengucapkan trima kazih bwt semua yg saudah membaca semua tentang blog ini bwt medio....aq dukung kebebasan berekpresi internet ^_^

Septiaji Agung mengatakan...

wah ane setuju nih, ini keren banget infonya

PENGETAHUAN PINTARs goes walking)

Septiaji Agung Santosa mengatakan...

wah ane setuju nih, ini keren banget infonya

PENGETAHUAN PINTARs goes walking)

Poskan Komentar

 
Copyright 2011 Om Tiger. All rights reserved.